Informasi gizi
Per 100 g% AKG- Kalori 40 kcal —
- Protein 1,1 g 2%
- Karbohidrat 7,6 g 3%
- Lemak 0,1 g 0%
- Lemak jenuh 0 g 0%
- Serat 1,7 g 6%
- Gula 4,2 g —
- Natrium 4 mg 0%
- Kolesterol 0 mg 0%
Vitamin & mineral
Per 100 g% AKGVitamin
- Vitamin A 0 µg 0%
- Vitamin C 7,4 mg 8%
- Vitamin D 0 µg 0%
- Vitamin E 0,02 mg 0%
- Vitamin K 0,4 µg 0%
- Tiamin (B1) 0,05 mg 4%
- Riboflavin (B2) 0,03 mg 2%
- Niasin (B3) 0,12 mg 1%
- Asam pantotenat (B5) 0,12 mg 2%
- Vitamin B6 0,12 mg 7%
- Biotin (B7) 1 µg 3%
- Folat (B9) 19 µg 5%
- Vitamin B12 0 µg 0%
- Kolin 6,1 mg 1%
Mineral
- Kalsium 23 mg 2%
- Zat besi 0,21 mg 1%
- Magnesium 10 mg 2%
- Fosfor 29 mg 2%
- Kalium 146 mg 3%
- Seng 0,17 mg 2%
- Tembaga 0,04 mg 4%
- Mangan 0,13 mg 6%
- Selenium 0,5 µg 1%
- Yodium 2 µg 1%
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein | Karbo | Lemak |
|---|---|---|---|---|---|
| 100 g | 100 g | 40 | 1,1 g | 7,6 g | 0,1 g |
| 1 porsi | 160 g | 64 | 1,8 g | 12 g | 0,2 g |
| 2 porsi | 320 g | 128 | 3,5 g | 24 g | 0,3 g |
| ½ porsi | 80 g | 32 | 0,9 g | 6,1 g | 0,1 g |
| 3 porsi | 480 g | 192 | 5,3 g | 37 g | 0,5 g |
| 4 porsi | 640 g | 256 | 7 g | 49 g | 0,6 g |
| 50 g | 50 g | 20 | 0,6 g | 3,8 g | 0,1 g |
| 150 g | 150 g | 60 | 1,7 g | 12 g | 0,2 g |
| 200 g | 200 g | 80 | 2,2 g | 15 g | 0,2 g |
| 250 g | 250 g | 100 | 2,8 g | 19 g | 0,3 g |
Makanan serupa
- Bawang bombai putihmentah41 kcal / 100 g
- Bawang bombai kuningdipanggang, tanpa tambahan lemak dan garam92 kcal / 100 g
- Bawang bombai Norwegiamentah30 kcal / 100 g
- Bawang bombai cokelatdikupas, mentah33 kcal / 100 g
- Bawang bombai besar48 kcal / 100 g
- Bawang manismanis, mentah32 kcal / 100 g
- Bawang bombaydimasak, direbus, ditiriskan, tanpa garam44 kcal / 100 g
- Daun bawanghanya umbi, mentah35 kcal / 100 g
- Kucaimentah25 kcal / 100 g
- Umbi adasmentah31 kcal / 100 g
Pertanyaan tentang Bawang bombai
Bagaimana cara mengiris bawang bombai tanpa banyak menangis?
Gunakan pisau tajam agar sel bawang tidak banyak hancur, lalu dinginkan bawang sekitar 15 menit sebelum dipotong. Sisakan pangkal akar sampai tahap terakhir karena bagian itu cenderung melepaskan lebih banyak senyawa yang membuat mata perih.
Bagaimana cara membuat bawang bombai menjadi karamel?
Iris tipis, lalu masak perlahan dengan sedikit minyak atau mentega dalam wajan lebar selama sekitar 35–45 menit, aduk sesekali. Api kecil membantu gula alaminya berubah cokelat tanpa membuat bawang gosong; tambahkan sedikit air jika mulai melekat.
Bagaimana memilih bawang bombai yang bagus?
Pilih yang terasa padat dan berat untuk ukurannya, dengan kulit kering serta leher yang tertutup rapat. Hindari bawang yang lembek, berbau apek, atau sudah bertunas panjang.
Bagaimana menyimpan bawang bombai agar tidak cepat busuk?
Simpan bawang bombai utuh di tempat sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara; jangan menyimpannya dalam kantong plastik tertutup. Setelah dipotong, masukkan ke wadah tertutup di kulkas dan gunakan dalam beberapa hari.
Bawang bombai cocok dimasak menjadi hidangan apa?
Bawang bombai menjadi dasar tumisan, sup, kari, semur, dan saus pasta; bawang yang dimasak lama juga cocok untuk sup bawang. Irisan mentah memberi rasa renyah pada burger, roti lapis, dan salad.
Apa bedanya bawang bombai dan bawang merah?
Bawang bombai berukuran lebih besar dan rasanya cenderung lebih lembut setelah dimasak, sedangkan bawang merah lebih kecil dan aromanya lebih tajam. Untuk mengganti bawang bombai dalam tumisan, gunakan bawang merah lebih sedikit lalu tambahkan sesuai kebutuhan.
Apakah bawang bombai bisa dimakan mentah?
Bisa; iris tipis untuk salad, acar cepat, atau pelengkap sate dan nasi goreng. Jika rasanya terlalu tajam, rendam irisan dalam air es selama 10 menit, lalu tiriskan.
Mengapa bawang bombai membuat mata perih?
Saat dipotong, bawang melepaskan senyawa yang bereaksi membentuk gas penyebab iritasi ketika mencapai mata. Pisau tajam, bawang yang didinginkan, dan memotong dekat ventilasi dapat membantu mengurangi paparan.
Sumber: USDA FoodData Central 170000 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat