Ketahui apa yang ada di piring Anda
Sayuran
Kalori & informasi gizi
dimasak, rata-rata
Informasi gizi
Per 100 g% AKG- Kalori 29 kcal —
- Protein 1,7 g 3%
- Karbohidrat 3,7 g 1%
- Lemak 0,3 g 0%
- Lemak jenuh 0,1 g 0%
- Serat 2,6 g 9%
- Gula 2 g —
- Natrium 22,9 mg 1%
Vitamin & mineral
Per 100 g% AKGVitamin
- Vitamin A 62,5 µg 7%
- Vitamin C 8,4 mg 9%
- Vitamin D 0,01 µg 0%
- Vitamin K 26,1 µg 22%
- Tiamin (B1) 0,03 mg 3%
- Riboflavin (B2) 0,05 mg 4%
- Niasin (B3) 0,42 mg 3%
- Asam pantotenat (B5) 0,17 mg 3%
- Vitamin B6 0,06 mg 3%
- Vitamin B12 0 µg 0%
Mineral
- Kalsium 36,9 mg 3%
- Zat besi 0,54 mg 3%
- Magnesium 19,1 mg 5%
- Fosfor 40,7 mg 3%
- Kalium 233 mg 5%
- Seng 0,26 mg 2%
- Tembaga 0,08 mg 9%
- Mangan 0,18 mg 8%
- Selenium 5,8 µg 10%
- Yodium 5 µg 3%
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein | Karbo | Lemak |
|---|---|---|---|---|---|
| 100 g | 100 g | 29 | 1,7 g | 3,7 g | 0,3 g |
| 50 g | 50 g | 14 | 0,8 g | 1,8 g | 0,2 g |
| 150 g | 150 g | 43 | 2,5 g | 5,5 g | 0,5 g |
| 200 g | 200 g | 57 | 3,4 g | 7,3 g | 0,6 g |
| 250 g | 250 g | 72 | 4,2 g | 9,2 g | 0,8 g |
Makanan serupa
- Sayuran mentahtanpa saus dressing, rata-rata28 kcal / 100 g
- Salad sayurandikukus, dengan garam34 kcal / 100 g
- Polong-polongandimasak, rata-rata113 kcal / 100 g
- Worteldikukus40 kcal / 100 g
- Brokolidikukus38 kcal / 100 g
- Buahmentah, rata-rata57 kcal / 100 g
- Kentangdimasak (makanan rata-rata)95 kcal / 100 g
- Terongdimasak27 kcal / 100 g
- Batang seledridirebus, rata-rata13 kcal / 100 g
- Bayamdimasak20 kcal / 100 g
Pertanyaan tentang Sayuran
Berapa porsi sayuran yang sebaiknya dimakan setiap hari?
Jadikan sayuran sekitar setengah isi piring makan Anda, dengan beberapa jenis dan warna berbeda sepanjang hari. Sebagai patokan praktis, satu porsi dapat berupa segenggam sayuran mentah atau satu mangkuk kecil sayuran matang.
Bagaimana cara memasak sayuran agar tetap renyah dan tidak lembek?
Potong sayuran dengan ukuran serupa, lalu tumis cepat dalam wajan panas selama beberapa menit atau kukus sampai baru empuk. Masukkan sayuran yang keras seperti wortel lebih dahulu, dan sayuran berdaun belakangan.
Bagaimana memilih sayuran segar saat berbelanja?
Pilih sayuran yang tampak segar, tidak berlendir atau berbau asam, dan tidak memiliki bagian busuk. Daun sebaiknya tidak layu, sedangkan sayuran berbatang terasa kokoh; untuk sayuran yang dikemas, pastikan kemasannya tidak basah atau menggembung.
Bagaimana menyimpan sayuran agar lebih awet?
Simpan sayuran berdaun dalam lemari es, kering dan terbungkus longgar dengan tisu bersih; cuci tepat sebelum digunakan agar tidak cepat lembek. Simpan kentang dan bawang di tempat sejuk, gelap, dan kering, bukan di lemari es.
Sayuran cocok dimasak menjadi hidangan apa?
Sayuran bisa dimasak menjadi sayur bening, capcai, tumis, atau sup; sayuran yang lebih kokoh juga enak dipanggang hingga kecokelatan. Untuk hidangan lengkap, padukan dengan nasi atau mi dan sumber protein seperti tahu, tempe, telur, atau ikan.
Apa bedanya sayuran dan buah?
Dalam pemakaian sehari-hari, sayuran biasanya merujuk pada bagian tanaman yang dimasak sebagai lauk, sedangkan buah sering dimakan segar atau sebagai pencuci mulut. Secara botani, tomat dan labu termasuk buah karena berkembang dari bunga dan memiliki biji, meski kerap diperlakukan sebagai sayuran dalam masakan.
Apakah sayuran beku sama baiknya untuk dimasak seperti sayuran segar?
Sayuran beku praktis untuk sup dan tumisan, dan sering kali dibekukan segera setelah panen. Masukkan langsung ke masakan tanpa dicairkan lebih dahulu agar tidak terlalu berair; kurangi waktu memasak sedikit karena ukurannya biasanya sudah dipotong.
Apakah sayuran perlu dicuci sebelum dimakan?
Ya. Bilas sayuran di bawah air mengalir sambil menggosok permukaannya dengan tangan, lalu keringkan; tidak perlu memakai sabun atau cairan pencuci. Buang bagian yang rusak, dan cuci juga sayuran yang akan dikupas agar kotoran pada kulit tidak berpindah ke bagian dalam.
Sumber: ANSES–Ciqual (France) 20499 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat