Informasi gizi
Per 100 g% AKG- Kalori 239 kcal —
- Protein 26 g 52%
- Karbohidrat 4,3 g 2%
- Lemak 13 g 17%
- Lemak jenuh 5,1 g 25%
- Serat 0 g 0%
- Gula 0,8 g —
- Natrium 2250 mg 98%
Vitamin & mineral
Per 100 g% AKGVitamin
- Vitamin C 13 mg 14%
- Vitamin D 0,6 µg 3%
- Vitamin E 0,21 mg 1%
- Tiamin (B1) 0,89 mg 74%
- Riboflavin (B2) 0,21 mg 16%
- Niasin (B3) 8,1 mg 51%
- Vitamin B6 0,56 mg 33%
- Folat (B9) 1,2 µg 0%
- Vitamin B12 0,33 µg 14%
Mineral
- Kalsium 10,4 mg 1%
- Zat besi 0,97 mg 5%
- Magnesium 36,2 mg 9%
- Fosfor 228 mg 18%
- Kalium 591 mg 13%
- Seng 2,4 mg 22%
- Tembaga 0,08 mg 9%
- Mangan 0,01 mg 1%
- Selenium 5,7 µg 10%
- Yodium 1,2 µg 1%
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein | Karbo | Lemak |
|---|---|---|---|---|---|
| 100 g | 100 g | 239 | 26 g | 4,3 g | 13 g |
| 50 g | 50 g | 120 | 13 g | 2,1 g | 6,6 g |
| 150 g | 150 g | 359 | 39 g | 6,4 g | 20 g |
| 200 g | 200 g | 478 | 52 g | 8,5 g | 26 g |
| 250 g | 250 g | 598 | 65 g | 11 g | 33 g |
Makanan serupa
- Ham kering230 kcal / 100 g
- Ham kering Serrano235 kcal / 100 g
- Daging babi asap321 kcal / 100 g
- Prosciutto awet keringdaging deli, ham parma306 kcal / 100 g
- Daging bumbu hamdiawetkan, biasa (sekitar 13% lemak), kalengan, dipanggang226 kcal / 100 g
- Betis hamdiasinkan, daging babi, bertulang, daging tanpa lemak dan berlemak, dipanaskan, dipanggang191 kcal / 100 g
- Irisan hamdiawetkan dengan garam, daging babi, bertulang, daging tanpa lemak dan berlemak yang dapat dipisahkan, belum dipanaskan173 kcal / 100 g
- Prosciuttoutuh, tanpa tulang224 kcal / 100 g
- Bacon ham babimentah, diawetkan dengan garam, diasap121 kcal / 100 g
- Dried ham serrano261 kcal / 100 g
Pertanyaan tentang Ham awetan
Apa bedanya ham awetan dan ham kering?
Ham awetan biasanya masih mengandung banyak air dan dapat dimakan langsung bila kemasannya menyatakan siap santap. Ham kering diawetkan lebih lama hingga kadar airnya turun, sehingga teksturnya lebih padat dan rasanya lebih pekat.
Apakah ham awetan perlu dimasak sebelum dimakan?
Tidak selalu: ham awetan yang sudah matang dan siap santap dapat langsung dimakan. Jika label menyebut perlu dimasak, panaskan sampai bagian tengahnya mencapai 75 °C.
Bagaimana cara menyimpan ham awetan setelah kemasan dibuka?
Simpan dalam wadah tertutup di lemari es dan ikuti batas waktu setelah dibuka yang tercantum pada kemasan. Jangan biarkan ham berada di suhu ruang lebih dari dua jam; buang jika berlendir atau berbau tidak wajar.
Bagaimana cara menggoreng ham awetan agar tidak kering?
Iris tipis dan goreng dalam wajan panas selama sekitar 1–2 menit per sisi, cukup sampai permukaannya kecokelatan. Karena ham sudah diasinkan, biasanya Anda tidak perlu menambahkan garam.
Ham awetan cocok dimakan dengan apa?
Irisan ham awetan cocok untuk roti lapis dengan keju, telur, atau sayuran renyah. Potongan kecilnya juga memberi rasa gurih pada omelet, nasi goreng, dan pasta.
Apakah ham awetan sama dengan prosciutto atau ham Parma?
Tidak persis. Prosciutto dan ham Parma merupakan ham kering yang dimatangkan dan diiris sangat tipis; ham awetan dapat melalui proses pengawetan yang berbeda dan umumnya lebih lembap.
Apakah ham awetan tinggi garam?
Ya, ham awetan sangat asin: porsi 30 g mengandung 675 mg natrium. Sajikan dalam irisan kecil dan hindari menambahkan garam lagi pada hidangan yang sudah memakai ham.
Apakah ham awetan mengandung banyak protein?
Ya. Porsi 30 g menyediakan 7,8 g protein; jumlah ini cocok sebagai pelengkap roti atau telur, bukan berarti ham perlu menjadi lauk utama setiap kali makan.
Sumber: ANSES–Ciqual (France) 28800 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat