Informasi gizi

Per 100 g% AKG
  • Kalori 67 kcal —
  • Protein 5,6 g 11%
  • Karbohidrat 9,7 g 4%
  • Lemak 0,5 g 1%
  • Lemak jenuh 0,2 g 1%
  • Serat 3,4 g 12%

Kalori per porsi

PorsiBeratKaloriProteinKarboLemak
100 g100 g675,6 g9,7 g0,5 g
50 g50 g342,8 g4,9 g0,3 g
150 g150 g1018,4 g15 g0,8 g
200 g200 g13411 g19 g1 g
250 g250 g16814 g24 g1,3 g

Pertanyaan tentang Kacang polong kalengan

Apakah kacang polong kalengan perlu dimasak lagi?

Tidak perlu; kacang polong kalengan sudah matang. Tiriskan, lalu masukkan pada akhir memasak dan panaskan sekitar 2–3 menit agar tidak lembek.

Perlukah kacang polong kalengan dibilas sebelum dimakan?

Tiriskan dan bilas dengan air mengalir jika ingin mengurangi rasa asin dari cairan pengalengannya. Untuk sup atau semur, Anda juga bisa langsung memasukkannya setelah ditiriskan.

Kacang polong kalengan cocok dimasak menjadi apa?

Tambahkan ke sup sayur, nasi goreng, tumisan, atau isian pastel. Untuk salad sayur, tiriskan dan dinginkan dahulu, lalu campurkan menjelang disajikan agar bentuknya tetap utuh.

Bagaimana menyimpan kacang polong kalengan setelah dibuka?

Pindahkan sisanya beserta sedikit cairan ke wadah tertutup, lalu simpan di lemari es dan habiskan dalam 3–4 hari. Jangan menyimpannya lama di dalam kaleng yang sudah terbuka.

Bisakah kacang polong kalengan diganti dengan kacang polong beku?

Bisa. Rebus kacang polong beku selama beberapa menit sampai empuk, tiriskan, lalu gunakan seperti kacang polong kalengan; tambahkan sedikit garam bila resep memerlukannya.

Bagaimana memilih kaleng kacang polong yang masih baik?

Pilih kaleng yang tidak menggembung, bocor, berkarat parah, atau penyok dalam, terutama di bagian sambungan. Setelah dibuka, buang isinya jika berbau tidak biasa atau tampak berbusa.

Sumber: BEDCA (Spain) 2193 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat