Informasi gizi

Per 100 g% AKG
  • Protein 6,3 g 13%
  • Karbohidrat 88 g 32%
  • Lemak 0,6 g 1%
  • Lemak jenuh 0,1 g 1%
  • Serat 1,4 g 5%
  • Gula 10 g —

Kalori per porsi

PorsiBeratKaloriProteinKarboLemak
100 g100 g–6,3 g88 g0,6 g
50 g50 g–3,2 g44 g0,3 g
150 g150 g–9,5 g132 g0,9 g
200 g200 g–13 g175 g1,2 g
250 g250 g–16 g219 g1,5 g

Pertanyaan tentang Sereal beras

Bagaimana cara menyajikan sereal beras agar tidak cepat lembek?

Tuangkan susu atau minuman nabati tepat sebelum dimakan, bukan jauh sebelumnya. Untuk tekstur renyah, sajikan juga dengan yoghurt kental dan potongan pisang.

Bisakah sereal beras dijadikan bubur hangat?

Bisa. Campurkan sereal dengan susu hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga lembut; tambahkan kayu manis, pisang lumat, atau sedikit selai kacang untuk rasa.

Bagaimana menyimpan sereal beras setelah kemasan dibuka?

Pindahkan ke wadah kedap udara yang bersih dan kering, lalu simpan di tempat sejuk jauh dari uap kompor. Tutup rapat setelah setiap kali mengambil agar sereal tetap renyah.

Apa sereal beras bisa dipakai sebagai pelapis ayam atau ikan?

Bisa: remukkan sereal hingga menjadi remah kasar, balurkan pada ayam atau ikan yang sudah dicelup telur, lalu panggang sampai matang. Pilih sereal tawar agar lapisannya tidak terasa manis.

Mana yang lebih tinggi proteinnya, sereal beras atau sereal beras madu?

Sereal beras memiliki protein lebih banyak: 6,3 g per 100 g, sedangkan sereal beras madu mengandung 5,1 g per 100 g.

Apakah sereal beras biasa cocok diberikan kepada bayi?

Jangan menyamakan sereal sarapan dengan sereal bayi: tekstur dan komposisinya bisa berbeda. Untuk bayi yang sudah mulai makan, pilih sereal khusus bayi dan siapkan sesuai petunjuk kemasan.

Sumber: BEDCA (Spain) 533 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat