Ketahui apa yang ada di piring Anda

Kukis wafer

Kalori & informasi gizi

517
kalorikcal per 100 g
Protein5,4 g
Karbo66 g
Lemak26 g

Informasi gizi

Per 100 g% AKG
  • Kalori 517 kcal —
  • Protein 5,4 g 11%
  • Karbohidrat 66 g 24%
  • Lemak 26 g 33%
  • Serat 0,9 g 3%

Kalori per porsi

PorsiBeratKaloriProteinKarboLemak
100 g100 g5175,4 g66 g26 g
50 g50 g2592,7 g33 g13 g
150 g150 g7768,1 g99 g39 g
200 g200 g103411 g131 g51 g
250 g250 g129314 g164 g64 g

Pertanyaan tentang Kukis wafer

Bagaimana agar kukis wafer tetap renyah setelah kemasannya dibuka?

Pindahkan ke wadah kedap udara segera setelah dibuka, lalu simpan di tempat sejuk dan kering. Jangan biarkan terbuka di dekat uap kompor atau makanan panas karena wafer mudah melempem.

Kukis wafer bisa dipakai untuk membuat hidangan apa?

Remukkan untuk taburan es krim, puding, atau yoghurt, atau susun berlapis dengan krim untuk membuat dessert sederhana. Tambahkan remah menjelang disajikan agar tetap renyah.

Bagaimana cara menghancurkan kukis wafer tanpa membuatnya berantakan?

Masukkan kukis ke dalam kantong bersih yang bisa ditutup, keluarkan udaranya, lalu tekan perlahan dengan telapak tangan atau gilas dengan botol. Cara ini menghasilkan remah tanpa serpihan beterbangan.

Kukis wafer cocok dimakan dengan apa?

Rasa manis dan teksturnya yang renyah cocok dipadukan dengan kopi, teh, atau susu. Jika dicelupkan, lakukan sebentar saja agar lapisannya tidak cepat lembek.

Apa bedanya kukis wafer dengan biskuit wafer?

Keduanya biasanya berupa lembaran wafer tipis yang disusun dengan isian, sehingga namanya kerap dipakai untuk camilan yang mirip. Resep, ketebalan, dan banyaknya isian dapat membuat teksturnya berbeda.

Bagaimana memilih kukis wafer yang masih bagus?

Pilih kemasan yang masih tertutup rapat dan tidak penyok atau sobek. Jika kemasan transparan, lembaran yang utuh dan tidak remuk menandakan kukis lebih mungkin sampai tanpa banyak hancur.

Sumber: tbca BRC0049A · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat