Informasi gizi
Per 100 g% AKG- Kalori 433 kcal —
- Protein 13 g 26%
- Karbohidrat 30 g 11%
- Lemak 25 g 32%
- Serat 19 g 66%
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein | Karbo | Lemak |
|---|---|---|---|---|---|
| 100 g | 100 g | 433 | 13 g | 30 g | 25 g |
| 50 g | 50 g | 217 | 6,4 g | 15 g | 13 g |
| 150 g | 150 g | 650 | 19 g | 44 g | 38 g |
| 200 g | 200 g | 866 | 26 g | 59 g | 50 g |
| 250 g | 250 g | 1083 | 32 g | 74 g | 63 g |
Makanan serupa
Pertanyaan tentang Za’atar
Apa saja isi bumbu za’atar?
Za’atar biasanya memadukan herba za’atar atau timi kering, sumac, biji wijen, dan garam. Komposisinya berbeda-beda; beberapa racikan memakai herba kering lain, seperti oregano atau marjoram.
Bagaimana cara memakai za’atar agar aromanya keluar?
Campurkan za’atar dengan minyak zaitun, lalu oleskan pada roti pipih sebelum dipanggang. Anda juga bisa menaburkannya di atas hummus, telur, atau sayuran panggang setelah matang agar aroma herba dan wijennya tetap terasa.
Apa itu man’oushe za’atar?
Man’oushe adalah roti pipih yang diolesi campuran za’atar dan minyak zaitun, lalu dipanggang hingga pinggirannya kecokelatan. Sajikan hangat, misalnya dengan mentimun, tomat, atau keju.
Bagaimana cara menyimpan za’atar agar tetap harum?
Simpan za’atar dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan gelap, jauh dari kompor dan sinar matahari. Gunakan sendok kering saat mengambilnya; wijen dan herba kering dapat kehilangan aroma jika terkena udara atau lembap.
Apa pengganti za’atar jika tidak tersedia?
Campurkan timi kering, sumac, biji wijen sangrai, dan sedikit garam untuk meniru rasanya. Jika tidak ada sumac, sedikit parutan kulit lemon dapat memberi aroma segar, tetapi rasa asamnya tidak persis sama.
Apa bedanya za’atar dengan timi?
Timi adalah satu jenis herba, sedangkan za’atar biasanya merupakan campuran herba dengan sumac dan wijen. Timi kering sendiri memiliki 107 kcal dan 5,6 g protein per 100 g; za’atar juga mengandung biji wijen dan bahan campuran lain.
Apakah za’atar bisa ditaburkan langsung tanpa dimasak?
Bisa. Taburkan sedikit pada labneh, hummus, salad, atau telur matang; untuk aroma yang lebih kuat, sangrai sebentar dalam wajan kering dengan api kecil, lalu segera angkat agar wijennya tidak gosong.
Apakah za’atar mengandung wijen?
Banyak racikan za’atar memakai biji wijen, tetapi tidak semuanya. Jika Anda perlu menghindari wijen, tanyakan komposisinya atau pilih racikan yang jelas tidak mencantumkannya.
Sumber: tbca BRC1211B · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat