Informasi gizi
Per 100 g% AKG- Kalori 387 kcal —
- Protein 32 g 64%
- Karbohidrat 3,6 g 1%
- Lemak 27 g 35%
- Lemak jenuh 17 g 86%
- Serat 0 g 0%
- Gula 0,7 g —
- Natrium 1433 mg 62%
- Kolesterol 104 mg 35%
Vitamin & mineral
Per 100 g% AKGVitamin
- Vitamin A 96 µg 11%
- Vitamin C 0 mg 0%
- Vitamin D 0,5 µg 3%
- Vitamin E 0,23 mg 2%
- Vitamin K 2,2 µg 2%
- Tiamin (B1) 0,04 mg 3%
- Riboflavin (B2) 0,37 mg 28%
- Niasin (B3) 0,08 mg 0%
- Asam pantotenat (B5) 0,42 mg 8%
- Vitamin B6 0,09 mg 5%
- Biotin (B7) 1,2 µg 4%
- Folat (B9) 7 µg 2%
- Vitamin B12 1,1 µg 47%
- Kolin 15,4 mg 3%
Mineral
- Kalsium 1064 mg 82%
- Zat besi 0,77 mg 4%
- Magnesium 41 mg 10%
- Fosfor 760 mg 61%
- Kalium 86 mg 2%
- Seng 2,6 mg 23%
- Tembaga 0,03 mg 3%
- Mangan 0,02 mg 1%
- Selenium 14,5 µg 26%
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein | Karbo | Lemak |
|---|---|---|---|---|---|
| 100 g | 100 g | 387 | 32 g | 3,6 g | 27 g |
| 1 porsi | 28,4 g | 110 | 9 g | 1 g | 7,6 g |
| 2 porsi | 56,7 g | 219 | 18 g | 2,1 g | 15 g |
| ½ porsi | 14,2 g | 55 | 4,5 g | 0,5 g | 3,8 g |
| 3 porsi | 85,1 g | 329 | 27 g | 3,1 g | 23 g |
| 4 porsi | 113,4 g | 439 | 36 g | 4,1 g | 31 g |
| 50 g | 50 g | 194 | 16 g | 1,8 g | 14 g |
| 150 g | 150 g | 581 | 48 g | 5,4 g | 40 g |
| 200 g | 200 g | 774 | 64 g | 7,3 g | 54 g |
| 250 g | 250 g | 968 | 80 g | 9,1 g | 67 g |
Makanan serupa
Pertanyaan tentang Keju romano
Keju romano biasanya dipakai untuk masakan apa?
Keju romano yang diparut cocok ditaburkan di atas pasta, sup, risoto, dan sayuran panggang. Rasanya asin dan tajam, jadi gunakan sedikit dahulu sebelum menambahkan garam.
Bagaimana cara menyimpan keju romano agar tidak cepat kering?
Bungkus potongan keju dengan kertas khusus keju atau kertas perkamen, lalu simpan dalam wadah tertutup di lemari es. Parut sesaat sebelum digunakan agar aromanya tetap kuat.
Apakah keju romano bisa meleleh untuk saus?
Bisa, tetapi keju romano lebih cocok diparut halus dan diaduk ke saus panas setelah panci diangkat dari api; panas berlebih dapat membuatnya menggumpal. Campurkan sedikit demi sedikit dengan air rebusan pasta untuk membantu saus menyatu.
Apa bedanya keju romano dengan pecorino romano?
Pecorino Romano dibuat dari susu domba, sedangkan keju yang dijual dengan nama Romano dapat dibuat dari susu sapi atau susu domba. Pecorino Romano mengandung 409 kcal dan 26 g protein per 100 g, dibandingkan 387 kcal dan 32 g protein pada keju romano.
Apa pengganti keju romano jika tidak tersedia?
Pecorino Romano memberi rasa asin dan tajam yang paling mirip, sedangkan keju asiago cocok bila Anda ingin rasa yang sedikit lebih lembut. Parut halus dan gunakan lebih sedikit dahulu karena kadar asinnya dapat berbeda.
Berapa banyak keju romano yang biasanya dipakai untuk satu porsi?
Untuk taburan pasta atau sup, mulai dengan sekitar satu sendok makan keju romano parut, lalu tambahkan sesuai rasa. Porsi 28 g mengandung 407 mg natrium, jadi perhitungkan rasanya yang cukup asin saat membumbui hidangan.
Apakah keju romano dibuat dari susu sapi atau susu domba?
Nama Romano tidak selalu berarti keju dari susu domba: keju bergaya Romano dapat dibuat dari susu sapi, sementara Pecorino Romano secara khusus dibuat dari susu domba. Perbedaan bahan susu ini juga memengaruhi rasa dan teksturnya.
Sumber: USDA FoodData Central 171249 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat