Informasi gizi
Per 100 g% AKG- Kalori 35 kcal —
- Protein 2,4 g 5%
- Karbohidrat 5,3 g 2%
- Lemak 0,3 g 0%
- Lemak jenuh 0 g 0%
- Serat 2,9 g 10%
- Gula 2,2 g —
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein | Karbo | Lemak |
|---|---|---|---|---|---|
| 100 g | 100 g | 35 | 2,4 g | 5,3 g | 0,3 g |
| 50 g | 50 g | 18 | 1,2 g | 2,7 g | 0,1 g |
| 150 g | 150 g | 53 | 3,6 g | 8 g | 0,4 g |
| 200 g | 200 g | 70 | 4,8 g | 11 g | 0,6 g |
| 250 g | 250 g | 88 | 6,1 g | 13 g | 0,7 g |
Makanan serupa
Pertanyaan tentang Brokoli romanesco
Bagaimana cara mengukus brokoli romanesco agar tetap renyah?
Potong menjadi kuntum berukuran seragam, lalu kukus selama 5–7 menit, sampai empuk tetapi masih sedikit renyah. Jangan terlalu lama mengukusnya agar kuntum tidak lembek.
Berapa lama memanggang brokoli romanesco?
Aduk kuntumnya dengan sedikit minyak, garam, dan merica, lalu panggang pada suhu 220 °C selama sekitar 20–25 menit. Balik sekali di tengah waktu memanggang agar permukaannya kecokelatan merata.
Bagaimana memilih brokoli romanesco yang segar?
Pilih yang kuntumnya rapat, terasa padat, dan berwarna hijau cerah tanpa bercak kecokelatan atau bagian yang lembek. Daunnya sebaiknya tampak segar, bukan layu.
Bagaimana menyimpan brokoli romanesco agar tidak cepat layu?
Simpan utuh dan belum dicuci di lemari es, dalam kantong berlubang atau kantong yang tidak tertutup rapat. Cuci dan potong sesaat sebelum dimasak; kuntum yang sudah dipotong lebih cepat mengering.
Apakah brokoli romanesco bisa dimakan mentah?
Bisa. Cuci di bawah air mengalir, potong kecil-kecil, lalu sajikan sebagai lalap atau campuran salad; teksturnya renyah dan rasanya ringan.
Brokoli romanesco bisa diolah menjadi hidangan apa?
Kuntumnya cocok untuk sup, pasta, atau gratin yang dipanggang dengan saus keju. Untuk pasta, kukus atau rebus kuntum hingga hampir empuk, lalu aduk bersama pasta dan saus.
Apa pengganti brokoli romanesco jika sulit ditemukan?
Kembang kol paling mendekati dari segi bentuk kuntum dan cara mengolahnya; brokoli biasa juga cocok, tetapi rasanya lebih kuat. Keduanya bisa menggantikan brokoli romanesco dalam sup, pasta, dan gratin.
Mengapa bentuk brokoli romanesco tampak seperti spiral berulang?
Kuntumnya tersusun sebagai kerucut-kerucut kecil yang berulang membentuk kerucut lebih besar, sehingga terlihat seperti pola fraktal. Pola itu merupakan ciri pertumbuhannya, bukan hasil pemotongan atau pencetakan.
Sumber: BLS (Germany) G350100 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat