Majalah

Kacang Mana yang Memberi Lebih Banyak Protein dengan Lebih Sedikit Lemak Jenuh?

Kacang mengandung protein, tetapi jumlah dan jenis lemaknya berbeda-beda. Panduan ini menjelaskan pilihan yang cenderung menawarkan lebih banyak protein dengan lebih sedikit lemak jenuh, serta cara memasukkannya ke dalam catatan makananmu.

Apa yang perlu dibandingkan saat memilih kacang

Perbandingan yang berguna bukan sekadar mencari kacang dengan protein terbanyak. Kamu juga perlu melihat berapa banyak lemak jenuh yang menyertai protein tersebut. Kacang yang sebagian besar mengandung lemak tak jenuh mungkin lebih sesuai dengan tujuanmu daripada kacang dengan kandungan protein serupa tetapi lebih banyak lemak jenuh.

Bandingkan kacang dengan ukuran porsi yang sama, sebaiknya sesuai jumlah yang benar-benar kamu makan. Informasi nilai gizi pada label dan entri di aplikasi pencatat makanan bisa berbeda karena produk mungkin dipanggang, diberi perasa, atau dicampur dengan bahan lain. Periksa kandungan protein dan lemak jenuh, jangan hanya mengandalkan jumlah lemak total.

  • Gunakan berat atau ukuran porsi yang sama untuk setiap jenis kacang
  • Bandingkan protein dan lemak jenuh secara berdampingan
  • Periksa apakah kacang mentah, dipanggang, atau diberi perasa
  • Catat bagian yang bisa dimakan, bukan kulitnya

Pilihan terbaik untuk mendapatkan protein

Kacang tanah, kacang almon, dan pistachio bisa menjadi pilihan awal yang baik jika kamu menginginkan kandungan protein relatif lebih tinggi dan lemak jenuh lebih rendah. Secara teknis, kacang tanah termasuk kacang-kacangan polong, tetapi cara mengonsumsi dan mencatatnya mirip dengan kacang lain. Lemaknya terutama berupa lemak tak jenuh, meski angka pastinya bergantung pada produk dan porsinya.

Kacang almon juga mengandung serat, sedangkan pistachio bisa menambah protein pada hidangan maupun camilan. Pilihan tanpa tambahan atau yang dipanggang kering memudahkan perbandingan karena minyak dan pelapis tambahan dapat mengubah nilai gizi dalam catatan. Pilih sesuai selera dan porsi, serta angka yang tertera di aplikasi pencatat makananmu.

  • Kacang tanah atau kacang tanah cincang
  • Kacang almon utuh atau irisan almon
  • Pistachio tanpa lapisan gula atau minyak

Kacang lain yang tetap bisa menjadi pilihan

Kacang hazel dan kenari biasanya bukan pilihan dengan protein tertinggi di antara berbagai jenis kacang, tetapi sebagian besar lemaknya adalah lemak tak jenuh. Keduanya tetap bisa menjadi bagian dari pola makan yang memperhatikan asupan protein, terutama jika dipadukan dengan sumber protein lain. Kenari sangat cocok ketika rasa dan tekstur lebih penting daripada memaksimalkan protein dari kacang saja.

Kacang mete mengandung protein, tetapi kontribusi lemak jenuhnya bisa lebih tinggi daripada kacang almon, pistachio, atau kacang tanah untuk jumlah yang sebanding. Kacang Brazil dan kacang makadamia umumnya mengandung lebih sedikit protein dibandingkan jumlah lemaknya. Ini bukan berarti keduanya tidak cocok dikonsumsi, tetapi mungkin kurang sesuai untuk tujuan khusus ini.

  • Tambahkan kenari untuk tekstur renyah pada yoghurt atau oat
  • Padukan kacang hazel dengan hidangan kaya protein, alih-alih menjadikannya sumber protein utama
  • Bandingkan kacang mete dengan kacang almon atau pistachio menggunakan ukuran porsi yang sama
  • Pilih kacang Brazil atau makadamia sesuai selera, bukan terutama untuk mendapatkan protein

Mengapa porsi tetap penting

Kacang mengandung banyak energi dalam porsi kecil karena lemak menyediakan sekitar 9 kkal per gram. Protein dan karbohidrat masing-masing menyediakan sekitar 4 kkal per gram. Jadi, makan segenggam begitu saja bisa membuat perbedaan yang cukup besar pada total di catatan makananmu.

Porsi yang tepat bergantung pada nafsu makan, hidangan, dan targetmu secara keseluruhan. Menimbang kacang bisa membuat pencatatan lebih akurat, tetapi kamu juga bisa menggunakan takaran saji yang tercantum pada kemasan jika sesuai dengan yang kamu makan. Jangan menyalin entri untuk porsi kecil jika porsi yang kamu makan sebenarnya lebih besar.

  • Tentukan porsi sebelum makan langsung dari kemasan besar
  • Catat tambahan segenggam, jangan menganggapnya bagian dari porsi pertama
  • Periksa apakah entri di aplikasi pencatat makanan mencantumkan nilai per porsi atau per 100 gram
  • Sertakan minyak, gula, atau pelapis tambahan jika ada

Cara sederhana mengonsumsi kacang dengan protein lebih tinggi

Kacang cocok ditambahkan ke dalam hidangan, tetapi tidak harus menjadi satu-satunya sumber untuk memenuhi target proteinmu. Menambahkan kacang almon, pistachio, atau kacang tanah ke hidangan dapat memberikan tekstur, sementara bahan makanan lain menyumbang sebagian besar proteinnya. Cara ini juga memudahkanmu mencatat porsi kacang dengan jelas.

Kacang tanpa tambahan biasanya lebih mudah dicatat daripada campuran kacang karena setiap bahannya memiliki profil zat gizi yang berbeda. Selai kacang juga bisa menjadi pilihan, asalkan bahan dan porsinya dicatat dengan akurat. Jumlah selai kacang yang diaduk atau dioleskan mudah diperkirakan terlalu sedikit karena porsinya tidak terlihat sejelas kacang utuh.

  • Tambahkan kacang almon cincang ke yoghurt dan buah
  • Taburkan pistachio di atas hidangan serealia atau sayuran
  • Campurkan kacang tanah ke tumisan atau salad
  • Aduk satu porsi selai kacang yang sudah ditakar ke dalam bubur oat
  • Padukan kenari dengan makanan lain yang kaya protein

Urutan pilihan yang praktis

Untuk keseimbangan yang mudah antara protein dan lemak jenuh yang lebih rendah, mulailah dengan membandingkan kacang tanah, kacang almon, dan pistachio. Kacang hazel dan kenari bisa menambah variasi, meski umumnya mengandung lebih sedikit protein. Kacang mete, kacang Brazil, dan makadamia mungkin lebih tepat dipilih untuk rasanya jika protein adalah prioritas utama.

Tidak ada satu jenis kacang yang terbaik untuk setiap catatan makanan. Merek, cara pengolahan, ukuran porsi, dan makanan lain dalam hidangan semuanya memengaruhi jumlah akhirnya. Gunakan urutan ini sebagai daftar pilihan awal, lalu pastikan kandungan protein dan lemak jenuh pada label atau entri yang sesuai dan tepercaya.

  • Bandingkan terlebih dahulu kacang tanah, kacang almon, dan pistachio
  • Gunakan kenari dan kacang hazel untuk variasi
  • Bandingkan kacang mete dengan cermat menggunakan ukuran porsi yang sama
  • Pilih kacang Brazil dan makadamia jika protein bukan fokus utamamu

Baca juga di majalah kami