Majalah

Roti apa yang cocok untuk program penurunan berat badan?

Kamu tidak perlu menghapus roti dari catatan makanan saat ingin menurunkan berat badan. Panduan ini menjelaskan cara membandingkan pilihan populer dan menyusun makanan yang mengenyangkan dengan roti.

Tidak ada satu jenis roti yang paling baik

Penurunan berat badan bergantung pada pola makanmu secara keseluruhan, bukan pada satu jenis roti. Roti apa pun bisa cocok selama porsinya dan topping-nya sesuai dengan yang kamu catat. Pilihan yang paling bermanfaat sering kali adalah roti yang kamu sukai dan cukup mengenyangkan untuk hidangan tersebut.

Kandungan serat dan protein, tekstur, serta ukuran irisan roti bisa berbeda-beda. Hal-hal ini dapat memengaruhi seberapa mengenyangkan roti dan seberapa mudah porsinya disesuaikan dengan rencanamu. Kalori juga berbeda antarproduk, jadi periksa labelnya alih-alih menganggap semua irisan sama.

  • Pilih roti yang benar-benar kamu sukai agar hidangan terasa memuaskan.
  • Bandingkan porsi yang tercantum di label dengan jumlah yang kamu makan.
  • Perhatikan serat dan protein selain kalori.
  • Hitung olesan, isian, dan tambahan lainnya sebagai bagian dari keseluruhan hidangan.

Roti gandum utuh

Roti gandum utuh dibuat menggunakan seluruh bagian biji gandum, termasuk bagian luarnya yang kaya serat. Roti gandum utuh dengan biji-bijian juga mungkin memiliki biji-bijian dan biji-bijian lain yang terlihat, meski resepnya beragam. Serat dan teksturnya yang padat dapat membuat hidangan terasa lebih mengenyangkan.

Jangan hanya mengandalkan warna cokelat atau kemasan yang tampak tradisional. Sebagian roti berwarna lebih gelap mengandung tepung olahan, sedangkan bahan roti gandum utuh yang sesungguhnya seharusnya tercantum dengan jelas. Bandingkan label karena ukuran irisan, bahan tambahan, dan kandungan gizinya bisa berbeda antarroti.

  • Roti tawar gandum utuh untuk roti panggang atau sandwich
  • Roti gandum utuh dengan tekstur padat dan kenyal
  • Roti gandum bergaya granary jika labelnya menunjukkan kandungan serat yang cukup
  • Roti bun gandum utuh, dengan bun dihitung sebagai porsinya

Pilihan roti dengan biji-bijian, rye, dan sourdough

Roti dengan biji-bijian memberikan tekstur renyah dan dapat menambah serat, protein, serta lemak. Namun, biji-bijian padat energi, jadi roti dengan biji-bijian tidak otomatis lebih rendah kalori. Labelnya akan menunjukkan apakah kandungan gizinya cocok dengan hidangan yang kamu rencanakan.

Roti rye sering kali padat dan memiliki rasa kuat, sehingga cocok dipadukan dengan topping sederhana. Sourdough terutama merujuk pada metode fermentasi, bukan jaminan jumlah kalori atau serat tertentu. Keduanya bisa cocok, tetapi bahan dan ukuran irisannya lebih penting daripada namanya saja.

Irisan yang lebih tebal atau padat mungkin lebih mengenyangkan, tetapi kalorinya juga bisa lebih banyak daripada irisan tipis berukuran standar. Itu bukan alasan untuk menghindarinya. Catat jumlah yang benar-benar kamu sajikan dan pertimbangkan apakah roti itu cukup nikmat dan mengenyangkan untuk menjadi bagian dari hidanganmu.

  • Roti dengan biji-bijian yang mencantumkan ukuran porsi dengan jelas
  • Roti rye dengan topping telur, ikan, atau keju cottage
  • Sourdough dengan isian kaya protein dan sayuran
  • Roti campuran biji-bijian jika kamu menyukai tekstur ekstra

Roti putih, tinggi serat, dan rendah kalori

Roti putih tetap bisa menjadi bagian dari program penurunan berat badan. Kandungan seratnya sering kali lebih rendah daripada roti gandum utuh, sehingga sebagian orang mungkin merasa roti putih saja kurang mengenyangkan. Memadukannya dengan protein dan sayuran dapat membuat hidangan lebih seimbang dan mengenyangkan.

Roti putih tinggi serat bisa menjadi pilihan berguna jika kamu lebih suka teksturnya yang lembut tetapi ingin mendapat lebih banyak serat. Roti rendah kalori sering kali mencapai angka tersebut dengan irisan yang lebih kecil atau tipis, jadi perhatikan apakah porsi yang disarankan sesuai dengan jumlah yang biasanya kamu makan. Irisan yang lebih kecil hanya membantu jika hidangan akhirnya tetap terasa memuaskan.

Rasa penting karena pengganti yang tidak memuaskan bisa membuatmu mencari makanan lain tak lama kemudian. Bandingkan roti yang kamu sukai dengan pilihan lain di aplikasi pencatat makananmu. Pilihan yang paling cocok bergantung pada selera makan, ukuran hidangan, dan target kalori keseluruhanmu.

  • Roti putih panggang dengan telur dan tomat panggang
  • Roti putih tinggi serat dengan ayam dan salad
  • Roti tawar dengan irisan lebih kecil jika kamu lebih suka potongan individual yang lebih banyak
  • Sandwich terbuka jika satu irisan dengan topping sudah menjadi hidangan lengkap

Pertimbangkan lebih dari sekadar rotinya

Roti sering kali hanya menyumbang sebagian kalori dalam sandwich, hidangan roti panggang, atau camilan. Mentega, mayones, keju, isian olahan, dan olesan dalam jumlah banyak dapat membuat totalnya cepat berubah. Mencatat setiap bagian secara terpisah memberimu gambaran yang lebih jelas daripada sekadar menyebut seluruh hidangan sebagai roti.

Susun hidangan dengan porsi roti yang sesuai, makanan kaya protein, dan banyak sayuran jika memungkinkan. Protein dan serat dapat membantu hidangan terasa lebih mengenyangkan, sedangkan sayuran menambah volume dan variasi. Jumlah yang tepat bergantung pada selera makanmu dan makanan lain yang kamu konsumsi sepanjang hari.

Sandwich terbuka dan olesan kaya rasa yang lebih tipis adalah pilihan, bukan aturan. Kamu mungkin lebih suka sandwich utuh dengan isian yang lebih ringan atau sepotong roti panggang tebal dengan topping yang mengenyangkan. Gunakan catatan makananmu untuk menemukan pilihan yang membuatmu kenyang tanpa mengurangi ruang untuk hidangan lain.

  • Telur dengan bayam dan tomat
  • Tuna dengan mentimun dan daun salad
  • Ayam dengan paprika dan saus berbahan dasar yoghurt
  • Keju cottage dengan lobak dan herba
  • Hummus dengan wortel parut dan sayuran panggang

Cara sederhana memilih roti di toko

Mulailah dengan label gizi dan bandingkan roti menggunakan takaran yang sama, misalnya per irisan atau per porsi yang tercantum. Periksa kalori, serat, dan protein, lalu lihat ukuran fisik porsinya. Roti dengan angka yang tampak bagus per irisan mungkin hanya menggunakan irisan yang lebih kecil.

Baca daftar bahan untuk melihat apakah tepung gandum utuh atau tepung dari biji-bijian utuh menjadi bahan utama. Biji-bijian, oat, dan serealia bisa menjadi tambahan yang bermanfaat, tetapi keberadaannya di permukaan roti tidak banyak memberi tahu tentang resep keseluruhannya. Kandungan garam dan gula tambahan juga bisa berbeda, jadi bandingkan produk jika hal-hal tersebut penting dalam pencatatanmu.

Terakhir, pilih roti yang cocok dengan hidangan yang benar-benar kamu buat. Catat porsi yang biasa kamu makan dan perhatikan seberapa lapar kamu sebelum waktu makan berikutnya. Masukan praktis ini lebih berguna daripada menyebut suatu jenis roti selalu baik atau buruk.

  • Bandingkan label gizi dengan takaran yang sama.
  • Pastikan porsi yang tercantum sesuai dengan porsimu.
  • Utamakan serat dan protein yang cukup sesuai kebutuhanmu.
  • Pilih tekstur dan rasa yang akan kamu nikmati.
  • Tinjau seluruh hidangan di aplikasi pencatat makananmu.

Baca juga di majalah kami