Majalah

Cara Merencanakan Konsumsi 50 Gram Protein Sehari

Pola makan dengan 50 gram protein berarti merencanakan makanan agar total protein harianmu mencapai sekitar 50 gram. Panduan ini menjelaskan cara membagi target tersebut sepanjang hari, mencatatnya dengan akurat, dan memilih makanan yang sesuai dengan preferensimu.

Arti pola makan dengan 50 gram protein

Tujuannya adalah mencatat sekitar 50 gram protein sepanjang hari, bukan makan 50 gram makanan kaya protein. Sepotong ayam, sesendok yoghurt, atau seporsi kacang-kacangan juga mengandung air, karbohidrat, lemak, dan zat gizi lain selain protein. Angka protein di catatan makananmu adalah jumlah yang dihitung untuk mencapai target.

Lima puluh gram tidak otomatis menjadi jumlah yang tepat untuk semua orang. Kebutuhan protein berbeda-beda, tergantung ukuran tubuh, aktivitas, usia, tahap kehidupan, dan tujuan pribadi. Jika tenaga profesional yang berkualifikasi telah memberimu target khusus, gunakan angka tersebut alih-alih menganggap 50 gram sebagai aturan yang berlaku untuk semua orang.

  • Hitung protein dari makanan utama, camilan, dan minuman
  • Gunakan kolom protein, bukan berat total makanan
  • Anggap 50 gram sebagai target harian, bukan jumlah yang harus dikonsumsi di setiap waktu makan
  • Tinjau apakah target tersebut sesuai dengan kondisimu

Bagi asupan protein di antara waktu makan

Biasanya lebih mudah mencapai target jika protein dikonsumsi dalam beberapa waktu makan. Menyisakan sebagian besar asupan hingga malam bisa membuat makan malam terasa sangat besar atau membatasi pilihanmu. Periksa jumlah sementara sepanjang hari agar kamu bisa menyesuaikan makanan berikutnya.

Tidak ada pembagian yang paling benar antara sarapan, makan siang, makan malam, dan camilan. Rutinitasmu mungkin mencakup tiga kali makan utama, porsi yang lebih kecil, atau waktu makan pertama yang lebih siang. Tentukan peran setiap waktu makan, lalu gunakan aplikasi pencatat untuk melihat apakah total harianmu mendekati 50 gram.

  • Tambahkan telur, yoghurt, atau makanan berbahan kedelai saat sarapan
  • Sertakan kacang-kacangan, lentil, ikan, unggas, daging, tahu, atau keju saat makan siang
  • Jadikan sumber protein yang jelas sebagai bagian utama makan malam
  • Pilih camilan yang mengandung protein hanya jika sesuai dengan selera makan dan total asupanmu

Pilih makanan yang sesuai dengan pola makanmu secara keseluruhan

Makanan hewani dan nabati sama-sama dapat menyumbang total 50 gram. Telur, produk susu, ikan, unggas, dan daging merupakan pilihan yang umum, sedangkan kacang-kacangan, lentil, kacang polong, tahu, tempe, kacang-kacangan pohon, dan biji-bijian menawarkan pilihan nabati. Serealia dan sayuran juga bisa menambah sedikit protein yang tetap perlu dicatat.

Pertimbangkan hal lain selain protein saat memilih makanan. Serat, lemak, garam, kepraktisan, rasa, dan makanan lain dalam hidangan juga penting. Piring yang beragam bisa memadukan sumber protein dengan sayuran, makanan bertepung, dan sedikit lemak, alih-alih menjadikan protein satu-satunya tujuan.

  • Kacang-kacangan atau lentil dengan nasi dan sayuran
  • Tahu dengan mi dan aneka sayuran
  • Telur dengan roti gandum utuh dan tomat
  • Ikan dengan kentang dan sayuran hijau
  • Yoghurt dengan oat, buah, dan biji-bijian

Catat jumlah dengan akurat

Gunakan label makanan atau entri di basis data pencatat untuk porsi yang benar-benar kamu makan. Periksa apakah jumlah yang tercantum berlaku untuk seluruh kemasan, satu porsi, atau berat standar. Makanan yang tampak mirip bisa memiliki kandungan protein berbeda, jadi pilih entri yang paling sesuai alih-alih menganggap semuanya sama.

Konsistenlah mencatat makanan dalam keadaan matang atau mentah. Proses memasak mengubah kadar air, sehingga beratnya berubah tanpa menambah protein. Untuk hidangan campuran, masukkan bahan-bahannya sebagai resep, lalu bagi hasil akhirnya sesuai jumlah porsi yang kamu sajikan.

  • Pilih merek atau jenis makanan yang sama jika memungkinkan
  • Periksa satuan porsi sebelum menyimpan entri
  • Pilih data makanan matang atau mentah sesuai dengan yang kamu catat
  • Sertakan saus, serealia, dan sayuran jika mengandung protein
  • Simpan resep yang sering dibuat agar pencatatan tetap konsisten

Sesuaikan makanan tanpa mengubah seluruh rencana harian

Jumlah sementara kadang bisa lebih rendah atau lebih tinggi daripada yang direncanakan. Perubahan kecil biasanya lebih mudah daripada mengganti seluruh hidangan. Kamu bisa menyesuaikan porsi makanan sumber protein utama, menambahkan lauk sederhana, atau memilih camilan lain.

Jika jumlahnya kurang, periksa dulu apakah ada yang terlewat dari catatan. Jika jumlahnya berlebih, pertimbangkan asupan sepanjang hari alih-alih langsung menghilangkan makanan bergizi. Target dapat membantu perencanaan tanpa mengharuskan jumlah yang persis sama setiap hari.

  • Tambahkan kacang-kacangan atau lentil ke dalam sup, salad, atau mangkuk berisi serealia
  • Santap yoghurt bersama buah sebagai pengganti camilan yang sedikit protein
  • Kurangi porsi yang terlalu besar, tetapi tetap konsumsi sayuran dan makanan bertepung
  • Ganti satu sumber protein dengan sumber lain yang lebih sesuai dengan sisa target

Jaga agar target tetap praktis dari waktu ke waktu

Rencana yang bisa dijalankan sebaiknya mencakup makanan yang kamu sukai dan bisa disiapkan sesuai rutinitasmu. Mengulang beberapa menu sarapan atau makan siang yang praktis dapat memudahkan pencatatan, sementara mengganti sayuran, serealia, dan bumbu membuat makanan lebih beragam. Kamu tidak memerlukan produk khusus untuk menyusun menu harian dengan 50 gram protein.

Tinjau catatan beberapa hari untuk mengetahui sumber protein yang biasanya kamu konsumsi dan bagian mana dari target yang terasa sulit. Pertimbangkan apakah makananmu cukup mengenyangkan dan apakah rencana tersebut menyediakan ruang untuk makanan kaya serat, buah, sayuran, dan beragam jenis lemak. Jika 50 gram terus-menerus terasa tidak sesuai dengan kebutuhanmu, mintalah panduan yang disesuaikan dari tenaga profesional gizi yang berkualifikasi.

  • Simpan daftar singkat menu andalan yang mengandung protein
  • Siapkan kacang-kacangan, lentil, telur, atau sumber protein matang terlebih dahulu jika membantu
  • Ganti rasa dan lauk, alih-alih mengandalkan satu menu yang sama
  • Nilai rencana berdasarkan pola keseluruhan, bukan satu hari saja

Baca juga di majalah kami