Majalah

Cara Favorit Ahli Gizi untuk Memuaskan Keinginan Makan Cokelat

Cokelat bisa menjadi bagian dari pola makan sehari-harimu, termasuk saat kamu mencatat apa yang kamu makan. Pendekatan sederhana ini membantumu memilih porsi yang memuaskan, memadukannya dengan tepat, dan memahami apa yang mungkin kamu butuhkan saat menginginkan cokelat.

Mulailah dengan cokelat yang memang kamu inginkan

Saat keinginan makan cokelat muncul, pengganti yang kurang cocok bisa membuatmu terus mencari-cari di lemari makanan. Memilih cokelat yang benar-benar kamu sukai biasanya lebih memuaskan daripada mencoba beberapa pilihan lain terlebih dahulu. Cokelat susu, cokelat hitam, dan cokelat putih menawarkan rasa dan tekstur yang berbeda, jadi tidak ada satu pilihan terbaik untuk semua orang.

Sebelum makan, tentukan apa yang bisa memuaskan keinginanmu: beberapa gigitan cokelat yang kaya rasa, puding cokelat, atau sesuatu yang renyah berlapis cokelat. Catat porsi yang ingin kamu makan, lalu duduk dan nikmati tanpa gangguan. Dengan begitu, pilihanmu disengaja, bukan habis begitu saja tanpa kamu sadari.

  • Pilih jenis favoritmu, bukan yang menurutmu seharusnya kamu sukai
  • Taruh porsi yang sudah direncanakan di piring atau mangkuk
  • Duduklah di tempat yang nyaman, bukan makan di dekat lemari makanan
  • Perhatikan rasa, tekstur, dan kapan kamu merasa puas

Padukan cokelat dengan makanan yang mengenyangkan

Cokelat memberikan kenikmatan, tetapi porsi kecil mungkin tidak cukup meredakan rasa lapar fisik. Memadukannya dengan makanan yang mengandung protein, serat, atau keduanya dapat membuat camilan terasa lebih lengkap. Ini terutama berguna saat kamu menginginkan cokelat di antara waktu makan.

Jumlah yang tepat bergantung pada nafsu makan, rutinitas, dan rencana makan harianmu. Catat cokelat dan makanan pendampingnya sebagai satu camilan, bukan menganggap makanan tambahan itu sebagai sesuatu yang terpikir belakangan. Paduan yang memuaskan juga mungkin lebih mudah dinikmati perlahan karena memadukan rasa dan tekstur yang berbeda.

  • Cokelat dengan yoghurt tawar dan buah beri
  • Potongan cokelat dengan buah pir atau apel
  • Kakao yang diaduk ke dalam bubur oat dengan irisan pisang
  • Cokelat dengan kacang-kacangan dan buah segar
  • Biskuit oat berlapis cokelat dengan yoghurt

Gunakan kakao saat ingin menikmati rasa cokelat di seluruh hidangan

Terkadang, yang kamu inginkan adalah rasa cokelat yang pekat, bukan sebatang cokelat. Kakao tanpa pemanis dapat menyebarkan rasa itu ke camilan atau hidangan yang lebih besar. Rasanya kuat dan sedikit pahit, jadi buah, susu, atau yoghurt dapat membantu menyeimbangkannya.

Kakao bukan pengganti langsung cokelat karena tidak memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang sama. Gunakan kakao jika memang sesuai dengan keinginanmu, bukan sebagai aturan untuk menghindari cokelat. Catat resep lengkapnya di jurnal makanmu, termasuk pemanis, taburan, serta susu atau yoghurt yang digunakan.

  • Campurkan kakao ke dalam bubur oat, lalu tambahkan pisang
  • Aduk kakao ke dalam yoghurt tawar atau yoghurt ala Yunani
  • Blender kakao dengan susu dan buah beku
  • Tambahkan kakao ke dalam overnight oats
  • Taburkan kakao di atas yoghurt dan buah yang dipotong-potong

Ubah keinginan makan cokelat menjadi puding yang seimbang

Puding yang sudah direncanakan bisa lebih mudah dimasukkan ke dalam keseharianmu daripada makan sedikit demi sedikit sambil mencari sesuatu yang memuaskan. Jadikan cokelat sebagai bahan utamanya, lalu tambahkan buah, yoghurt, oat, atau kacang-kacangan sesuai nafsu makanmu. Dengan begitu, kenikmatan tetap menjadi fokus, sementara pudingnya terasa lebih mengenyangkan.

Tidak perlu membuat setiap puding sangat mengenyangkan. Setelah makan besar, sepotong kecil cokelat saja mungkin sudah cukup. Jika makan malammu ringan atau keinginan makan cokelat disertai rasa lapar, puding yang lebih lengkap mungkin lebih cocok untukmu.

  • Buah hangat dengan yoghurt dan cokelat parut
  • Pisang dengan cokelat leleh dan kacang cincang
  • Yoghurt berlapis buah beri, kakao, dan oat
  • Bubur oat cokelat dengan buah
  • Puding cokelat porsi kecil yang disajikan dengan buah beri segar

Cari tahu apakah kamu juga sedang lapar

Keinginan makan cokelat bisa muncul karena banyak hal sehari-hari, termasuk kebiasaan, rasa lapar, lelah, atau sekadar melihat cokelat. Kamu tidak perlu memastikan penyebabnya sebelum makan. Berhenti sejenak dapat membantumu memilih sesuatu yang terasa memuaskan.

Pikirkan kapan terakhir kali kamu makan dan apakah makananmu sebelumnya memadukan karbohidrat, protein, lemak, dan serat dengan baik. Jika kamu lapar, makanlah cokelat bersama camilan atau hidangan, alih-alih berharap satu makanan manis kecil bisa memenuhi semua kebutuhanmu. Jika kamu tidak lapar, kamu tetap boleh memilih cokelat untuk dinikmati dan mencatatnya seperti biasa.

Makan teratur dapat memudahkanmu memahami nafsu makan, meski pola terbaik bergantung pada jadwalmu. Jangan sengaja menyisihkan sebagian besar jatah makan untuk nanti hanya agar bisa makan cokelat. Cara itu bisa membuatmu sangat lapar dan menyulitkanmu membuat pilihan dengan penuh kesadaran.

Buat pencatatan tetap praktis, bukan sempurna

Produk cokelat berbeda-beda dalam ukuran dan bahan, jadi gunakan informasi yang tersedia untuk produk yang kamu makan. Jika kamu berbagi hidangan penutup atau makan makanan buatan sendiri, buat perkiraan yang wajar lalu lanjutkan. Catatan yang berguna tidak membutuhkan ketepatan semu.

Tinjau catatanmu dari waktu ke waktu, bukan menghakimi satu camilan secara terpisah. Kamu mungkin menyadari bahwa keinginan makan cokelat sering muncul setelah makan siang ringan, saat rutinitas malam yang biasa, atau ketika cokelat favoritmu mudah terlihat. Gunakan pola tersebut untuk merencanakan hidangan yang memuaskan dan menentukan kapan kamu paling ingin menikmati cokelat.

Tujuannya bukan menghapus cokelat dari catatanmu. Tujuannya adalah menyediakan ruang untuk cokelat dengan cara yang menyenangkan dan cocok dengan pola makanmu secara keseluruhan. Pada hari tertentu, itu berarti porsi sederhana; pada hari lain, mungkin camilan berbahan cokelat yang lebih mengenyangkan.

  • Catat cokelat sebelum memakannya jika itu membantumu memilih porsi
  • Simpan resep buatan sendiri agar perkiraan yang sama bisa digunakan lagi
  • Sertakan taburan, olesan, dan minuman yang menyertainya
  • Cari pola dari beberapa catatan, bukan bereaksi terhadap satu hari saja

Baca juga di majalah kami