Susu segar dan susu bubuk: apa perbedaan nilai gizinya?
Menghilangkan air dari susu memekatkan nutrisinya, sedangkan menambahkan air kembali membuatnya lebih sebanding dengan susu segar. Berikut hal yang perlu kamu periksa saat mencatat protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.
Perbedaan utamanya adalah kandungan air
Susu bubuk dibuat dengan menghilangkan sebagian besar air dari susu. Karena itu, berdasarkan beratnya, bubuk kering jauh lebih pekat daripada susu segar. Setelah dicampur dengan takaran air yang tertera, profil gizinya secara umum bisa serupa dengan jenis susu segar yang menjadi bahan pembuatnya.

Sesendok bubuk kering dan susu segar dengan volume yang sama bukanlah porsi yang setara. Bubuk mengandung lebih banyak padatan susu karena belum diencerkan. Agar perbandingannya setara, bandingkan susu bubuk yang sudah disiapkan dengan volume susu segar yang sama.
- Bandingkan susu yang sudah disiapkan dengan susu segar, bukan bubuk kering dengan susu segar
- Periksa takaran bubuk dan air untuk membuat satu porsi susu siap minum
- Gunakan jenis susu yang sama, misalnya susu full cream dengan susu full cream atau susu skim dengan susu skim
Protein, karbohidrat, dan lemak
Proses pengeringan tidak menghilangkan protein utama atau karbohidrat alami dalam susu. Jika disiapkan sesuai petunjuk, kandungannya biasanya mendekati kandungan dalam susu segar yang sebanding. Nilai pastinya bergantung pada susu asal dan resep produsennya.

Kandungan lemak bisa lebih berbeda karena susu bubuk dapat dibuat dari susu full cream, semi-skim, atau skim. Beberapa produk juga mengandung bahan tambahan yang mengubah jumlah karbohidrat atau lemak. Karena itu, label gizi lebih berguna daripada menganggap semua susu bubuk sama.
- Kandungan protein terutama bergantung pada jumlah padatan susu dalam minuman yang sudah disiapkan
- Karbohidrat alami dalam susu umumnya tetap ada setelah proses pengeringan
- Kandungan lemak bervariasi, tergantung apakah bubuknya berasal dari susu full cream, rendah lemak, atau skim
- Bahan tambahan dapat mengubah jumlah akhirnya
Vitamin dan mineral
Mineral seperti kalsium tidak mudah hilang dalam proses pengeringan. Karena itu, susu bubuk yang sudah disiapkan dapat memberikan jumlah mineral yang serupa dengan susu segar yang sebanding. Jumlah pastinya tetap bergantung pada banyaknya bubuk yang digunakan dan apakah ada bahan tambahan.

Beberapa vitamin lebih sensitif terhadap panas dan penyimpanan dibandingkan mineral. Pengeringan dapat mengurangi vitamin tertentu yang sensitif terhadap panas, sementara nutrisi lain mungkin ditambahkan selama proses produksi. Susu segar juga bisa diberi tambahan vitamin, jadi label adalah cara paling jelas untuk membandingkannya.
- Bandingkan kalsium dan mineral lain yang tercantum per porsi susu yang sudah disiapkan
- Cari tahu apakah ada tambahan vitamin pada daftar bahan dan informasi gizi
- Periksa apakah nilai gizinya merujuk pada bubuk kering atau susu yang sudah disiapkan
- Jangan berasumsi bahwa daftar nutrisi yang lebih panjang otomatis membuat produk lebih cocok untukmu
Jenis susu lebih penting daripada bentuknya
Susu segar full cream dan susu bubuk skim bukanlah produk yang setara dari segi gizi. Kadar lemaknya berbeda sehingga kandungan energinya juga berbeda, dan jumlah vitamin larut lemaknya bisa ikut terpengaruh. Hal yang sama berlaku saat membandingkan susu segar skim dengan susu bubuk full cream.

Susu bubuk berperisa atau berpemanis juga termasuk kategori tersendiri. Produk ini mungkin mengandung gula, perisa, atau bahan lain yang tidak ada dalam susu segar tawar. Jika ingin membandingkan produk yang sejenis, pilih produk dengan kadar lemak serupa dan tanpa tambahan perisa.
- Bandingkan susu full cream dengan susu bubuk full cream
- Bandingkan susu rendah lemak dengan bubuk yang kadar lemaknya serupa
- Bandingkan produk tawar secara terpisah dari produk berperisa atau berpemanis
- Baca daftar bahan selain panel gizi
Cara mencatat susu bubuk dengan akurat
Pertama, periksa apakah label mencantumkan nilai gizi untuk bubuk kering, susu yang sudah disiapkan, atau keduanya. Jika minuman yang sudah disiapkan dicatat sebagai bubuk kering, entri tersebut bisa terlihat jauh lebih pekat daripada sebenarnya. Mencatat bubuknya saja bisa tepat jika bubuk diaduk langsung ke dalam bubur, yoghurt, atau makanan lain.
Gunakan jumlah yang benar-benar kamu konsumsi, bukan takaran saji yang disarankan jika jumlahnya berbeda. Sertakan bubuknya jika ditambahkan ke dalam resep, tetapi jangan mencatat nilai gizi untuk air tawar. Jika minuman dibuat lebih pekat atau lebih encer daripada petunjuknya, sesuaikan jumlah bubuk dalam catatanmu.
- Untuk minuman, catat jumlah bubuk yang digunakan atau pilih entri susu siap minum yang sudah diverifikasi
- Untuk memasak, catat bubuk kering yang ditambahkan ke seluruh resep
- Jika resep dimakan bersama, catat sesuai porsi yang kamu makan
- Pastikan entri sesuai dengan jenis produk: full cream, rendah lemak, atau skim
- Perbarui entri yang biasa kamu gunakan jika petunjuk penyajiannya berubah
Memilih susu segar atau susu bubuk
Kedua bentuk susu ini tidak otomatis lebih bergizi satu sama lain. Susu bubuk tawar yang disiapkan dengan benar bisa mendekati susu segar yang sebanding dalam hal protein, karbohidrat, dan mineral, sedangkan kadar lemak dan vitaminnya dapat bervariasi. Porsi yang biasa kamu konsumsi dan label produk tertentu menentukan nilai yang muncul dalam catatan makananmu.
Susu segar siap digunakan, sedangkan susu bubuk dapat disimpan dalam keadaan kering dan dicampur saat dibutuhkan. Lama penyimpanan dan petunjuknya bergantung pada produk, terutama setelah kemasan dibuka atau susu disiapkan. Ikuti petunjuk pada kemasan dan gunakan air serta peralatan yang bersih saat mencampurnya.
Rasa dan tekstur juga bisa menjadi pertimbangan. Proses pemanasan dan penyimpanan dapat membuat rasa susu bubuk berbeda dari susu segar, tanpa membuatnya tidak sesuai dari segi gizi. Untuk pencatatan, konsistensi dalam cara menyiapkan susu lebih penting daripada bentuk yang kamu sukai.
- Pilih bentuk susu yang sesuai dengan cara kamu memasak dan meminumnya
- Bandingkan label berdasarkan volume susu siap minum yang sama
- Simpan dan siapkan setiap produk sesuai petunjuknya
- Catat berdasarkan porsi dan cara mencampur yang benar-benar kamu gunakan