Informasi gizi

Per 100 g% AKG
  • Kalori 228 kcal —
  • Protein 10 g 20%
  • Karbohidrat 0,8 g 0%
  • Lemak 21 g 27%
  • Lemak jenuh 9,9 g 50%
  • Serat 0 g 0%
  • Gula 0,8 g —

Kalori per porsi

PorsiBeratKaloriProteinKarboLemak
100 g100 g22810 g0,8 g21 g
50 g50 g1145,1 g0,4 g10 g
150 g150 g34215 g1,2 g31 g
200 g200 g45620 g1,6 g41 g
250 g250 g57026 g2 g52 g

Pertanyaan tentang Telur orak-arik

Bagaimana cara membuat telur orak-arik yang lembut?

Kocok telur sebentar, lalu masak di wajan antilengket dengan api kecil dan sedikit mentega atau minyak. Aduk perlahan terus-menerus; angkat saat masih tampak sedikit lembap karena panas sisa akan mematangkannya.

Bumbu dan bahan apa yang cocok dicampurkan ke telur orak-arik?

Daun bawang, tomat, cabai, dan sedikit lada cocok untuk rasa gurih-pedas. Jika memakai tomat atau sayuran berair, masak dahulu sampai airnya menyusut agar telur tidak menjadi encer.

Berapa lama telur orak-arik matang bisa disimpan?

Masukkan ke wadah tertutup dan simpan di lemari es dalam waktu paling lambat dua jam setelah dimasak; habiskan dalam tiga sampai empat hari. Panaskan kembali sampai benar-benar panas merata.

Apa bedanya telur orak-arik dan telur dadar?

Telur orak-arik diaduk selama dimasak sehingga menjadi gumpalan lembut, sedangkan telur dadar dibiarkan menyatu sebagai lembaran dan biasanya dibalik atau dilipat. Telur orak-arik lebih mudah dicampur dengan sayuran atau dijadikan isian.

Apa pengganti telur orak-arik untuk isian atau lauk tanpa telur?

Tahu yang dihancurkan bisa dimasak dengan cara serupa: tumis bersama sedikit minyak, kunyit, lada, dan garam sampai panas dan agak kering. Tambahkan daun bawang menjelang akhir agar aromanya tetap segar.

Telur orak-arik enak disajikan dengan apa?

Sajikan dengan nasi hangat, roti panggang, atau tumis sayuran; telur orak-arik juga praktis sebagai isian roti lapis. Untuk sarapan bergaya Indonesia, tambahkan sambal dan irisan mentimun.

Sumber: BEDCA (Spain) 761 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat