Informasi gizi
Per 100 g% AKG- Kalori 489 kcal —
- Protein 7,3 g 15%
- Karbohidrat 47 g 17%
- Lemak 30 g 38%
- Lemak jenuh 18 g 88%
- Serat 2 g 7%
- Gula 21 g —
Kalori per porsi
| Porsi | Berat | Kalori | Protein | Karbo | Lemak |
|---|---|---|---|---|---|
| 100 g | 100 g | 489 | 7,3 g | 47 g | 30 g |
| 50 g | 50 g | 245 | 3,7 g | 24 g | 15 g |
| 150 g | 150 g | 734 | 11 g | 71 g | 44 g |
| 200 g | 200 g | 978 | 15 g | 95 g | 59 g |
| 250 g | 250 g | 1223 | 18 g | 119 g | 74 g |
Pertanyaan tentang Berlinerkrans
Apa itu Berlinerkrans?
Berlinerkrans adalah kue kering Natal berbentuk lingkaran kecil dari tradisi Norwegia. Adonannya khas karena memakai kuning telur rebus dan kuning telur mentah.
Bagaimana membentuk Berlinerkrans agar tidak mudah patah?
Dinginkan adonan sampai cukup kokoh, lalu gulung menjadi tali kecil dan satukan ujungnya membentuk lingkaran. Jika adonan terlalu lunak untuk dibentuk, dinginkan lagi sebentar sebelum digulung.
Berapa suhu dan lama memanggang Berlinerkrans?
Panggang pada suhu sekitar 175 °C selama 10–12 menit, sampai bagian bawahnya mulai keemasan. Biarkan kue mengeras di loyang sebelum dipindahkan karena masih rapuh saat panas.
Mengapa Berlinerkrans memakai kuning telur rebus?
Kuning telur rebus yang dihaluskan memberi tekstur rapuh dan lembut pada kue. Lumatkan sampai halus agar tidak ada gumpalan dalam adonan.
Bagaimana menyimpan Berlinerkrans agar tetap renyah?
Setelah benar-benar dingin, simpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering. Pisahkan dari kue yang lembap atau berisi selai agar kerenyahannya terjaga.
Berlinerkrans enak disajikan dengan apa?
Sajikan bersama kopi atau teh sebagai kue kecil untuk menemani minuman hangat. Bentuk lingkarannya juga membuatnya mudah ditata bersama aneka kue kering Natal.
Sumber: mvt 05.460 · per 100 g · karbohidrat menurut label Uni Eropa, tidak termasuk serat